Follow by Email

Sabtu, 24 Desember 2011

Peng. Ekonomi Mikro 16 (23 Des 2011)


PASAR PERSAINGAN SEMPURNA


PENDAHULUAN

Pasar adalah :
Tempat bertemunya penjual dan pembeli

Pasar dibagi dua:
1.      Pasar output
2.      Pasar input

Pasar output adalah tempat terjadinya transaksi jual beli barang dan jasa yang siap dikonsumsi

Pasar output dibagi 2:
Pasar persaingan sempurna
Pasar persaingan tidak sempurna yang terdiri dari:
1.      Pasar monopoli
2.      Pasar oligopoli
3.      Pasar monopolistik


Ciri-ciri pasar persaingan sempurna (PPS), adalah:
  1. Barang yang dijual homogen
  2. Banyak produsen
  3. Banyak konsumen
  4. Informasi pasar lengkap
  5. Keputusan rasional
  6. Mobilitas faktor produksi sempurna
  7. Produsen tidak memerlukan promosi
  8. Produsen dan konsumen sebagai price taker
  9. Produsen mudah masuk keluar pasar

Barang Yang Dijual Homogen

Barang yang homogen adalah barang yang fungsi dan bentuknya identik atau hampir sama sehingga tidak bisa membedakan produk yang dihasilkan oleh satu produsen dengan produsen lainnya. Kondisi ini mengakibatkan  konsumen tidak peduli siapa yang memproduksi barang tersebut. sehingga barang yang dihasilkan oleh satu produsen merupakan barang subtitusi yang sempurna bagi  barang yang dihasilkan produsen lainnya. Barang yang di jual di pasar PPS ini cenderung sederhana bentuknya, sederhana inputnya dan sederhana tehnologinya. Output dari masing-masing perusahaan merupakan barang subtutisi sempurna.Contoh telur ayam negri, cabe, bawang dst

Banyak Produsen
Banyak produsen maksudnya adalah begitu banyaknya perusahaan  dalam suatu industri, sehingga jumlah penawaran  masing-masing  perusahaan (sP) memiliki peranan yang sangat  kecil dibandingkan dengan penawaran industrinya (SI).  Berarti   kontribusi masing-masing perusahaan (sP/SI)  dalam penawaran   suatu barang di pasar tidak berarti. sehingga tidak ada satu perusahaan yang mampu mempengaruhi kondisi pasar.

Banyak Konsumen
Banyak konsumen maksudnya begitu banyaknya konsumen dalam suatu pasar sehingga  kontribusi permintaan masing-masing konsumen (dK) terhadap permintaan  suatu barang di pasar (DP) sangat kecil. Karena kontribusi masing-masing konsumen (dK/DP) di pasar sangat kecil hingga tidak ada konsumen yang mampu mempengaruhi kondisi pasar.

Informasi Lengkap

Informasi pasar lengkap maksudnya adalah:

1.      Konsumen mengaetahui informasi yang lengkap tentang mutu dan  output di pasar.

2.      Perusahaan memiliki informasi tentang teknologi dan harga input.

Dengan sempurnanya informasi ini maka produsen atau konsumen tidak akan salah dalam mengambil keputusan untuk konsumsi atau produksi.

Keputusan  Rational

Keputusan  rational maksudnya keputusan yang diambil sudah  mempertimbangkan seluruh biaya dan seluruh manfaat (ingat ciri no 4)

Mobilitas faktor produksi sempurna

Faktor-faktor produksi dapat dengan mudah pindah antar wilayah, antar pabrik, antar pemilik, sehingga factor produksi tidak menghalangi proses produksi

Tidak Membutuhkan Iklan

Produsen tidak memerlukan iklan/promosi karena konsumen mengetahui informasi tentang harga dan kualitas barangnya karena barang yang ditawarkan homogen. (ingat ciri 1 dan 4)

Produsen Dan Konsumen Price Takers

Produsen dan konsumen menjadi price takers yaitu mengikuti harga yang tercipta di pasar karena interaksi seluruh konsumen dan seluruh produsen, sehingga masing-masing dari  mereka tidak mampu mempengaruhi harga pasar (market zero power).
Jika produsen menaikan harga diatas harga keseimbangan maka  konsumen tidak akan membeli produknya (ingat informasi lengkap). Jika produsen menurunkan harga dibawah harga keseimbangan juga tidak mungkin karena akan merugikan produsen (karena  P = AC). Karena baik produsen atau  konsumen tidak bisa menaikan dan menurunkan harga maka  permintaan dan penawaran barang di pasar persaingan sempurna adalah elastisitas sempurna. (ingat ciri no.1.2.3.4 dan 5)

Produsen Mudah Masuk Pasar

Pengertian mudah masuk pasar adalah seandainya produsen baru ingin menjual barang di pasar, ia dapat saja melakukannya  karena harga sama,  kualitas barangnya sama, tidak ada prosedur perizinan yang berarti serta tanpa halangan yang berarti. Misalnya sewaktu mau lebaran Idul Fitri anda ingin menjual telur ayam negri di pasar Senen. Untuk ini anda cukup siapkan telur 1 peti.  kemudian anda jual telur tersebut sesuai dengan harga pasar. maka telur anda akan dibeli konsumen. (ingat ciri no 1.2.3.4,5,6 dan 7)

Produsen Mudah Keluar Pasar

Produsen mudah keluar pasar masudnya produsen dapat menghentikan produksi atau penjualan tanpa halangan yang berarti.
Misalnya, pada hari libur semester ada menjual bawangmerah  di pasar Gogrol, seandainya besok anda mulai kuliah dan anda ingin tidak  menjual bawang lagi, maka kerugian anda hadapi tidak berarti. (ingat ciri no 6 dan 7)


Harga Keseimbangan

Harga yang terjadi di pasar adalah interaksi antara permintaan seluruh  konsumen dengan penawaran dari seluruh perusahaan di pasar (industri). Dengan demikian jika terbentuk harga keseimbangan masing-masing perusahaan dan masing-masing konsumen tidak dapat mempengaruhi harga pasar.




 

P














P





















































































S

































































































D=AR=MR

Pe












Pe



















































































































D
















































































Qe





Q












D
Gambar 8.1
Permintaan dan Penawaran Pasar dan Harga Keseimbangan

Gambar 8.2
Permintaan Terhadap
 Perusahaan


Proses tersebut dapat dilihat dalam kurva diatas, yaitu:

Tahap pertama penentuan harga keseimbangan , harga keseimbangan  adalah harga yang terjadi saat kurva permintaan pasar memotong kurva penawaran industri. Kondisi ini menunjukkan harga keseimbangan saat jumlah permintaan sama dengan jumlah penawaran.

Tahap kedua harga keseimbangan yang terjadi di pasar menjadi rujukan  harga untuk penawaran masing-masing perusahan yang sekaligus merupakan kurva permintaan konsumen, sehingga kurva permintaan untuk masing-masing perusahaan  berbentuk garis horizontal.

Penerimaan


Penerimaan Total (TR)
Penerimaan total adalah perkalian antara jumlah output yang terjual (Q) dengan harga output (P), secara metematik dapat ditulis:

TR = P x Q

Penerimaan Rata-rata (AR)
Penerimaan rata-rata adalah total penerimaan dibagi dengan jumlah output, secara metematik dapat ditulis:

AR = TR/Q
AR = PQ/Q
AR = P

Tabel 1 : TR dan AR
Harga (P)
Q
TR=PxQ
AR=TR/Q
10
1
10
10
10
2
20
10
10
3
30
10
10
4
40
10
10
5
50
10

 

Penerimaan Marjinal (MR)

Penerimaan marjinal adalah perubahan jumlah penerimaan akiat pertambahan jumlah output 1 unit. MR dihitung dengan membagi perubahan penerimaan dengan  perubahan jumlah output, secara metematik dapat ditulis:

MR=(TRn-TRn-1)/(Qn-Qn-1)
MR = Δ TR/ Δ Q
MR = P ΔQ/ ΔQ
MR = P

Dengan memperhatikan persamaan diatas maka dapat diambil kesimpulan, dalam PPS ditemukan P = AR = MR

Tabel  2
TR dan MR
P
Q
TR
Δ Q
Δ TR
MR
10
1
10
-

-
10
2
20
1
10
10
10
3
30
3
30
10
10
7
70
2
20
10
10
10
100
4
40
10

P











































10








D= AR=MR=P








































































































































2
4
6
8
10

Q
















Gambar 8.3: Kurva Permintan Satu Perusahaan
TR














50









TR
















































40























































30



























































20


























































10




























































2
4
6
8
10

Q
Gambar 8.4 Kurva Penerimaan Perusahaan

















Keseimbangan Jangka Pendek

Keseimbangan perusahaan dalam PPS jangka pendek adalah saat jumlah output memberikan kondisi yang terbaik bagi perusahaan. Output menjadi patokan karena perusahaan dalam PPS jangka pendek hanya bisa mengatur jumlah output , sedangkan factor lain yang mempengaruhi seperti harga output, harga input dan tehnologi tidak bisa dirobah.

Pendekatan Dalam Penentuan Keseimbangan
 
·         Pendekatan total
·         Pendekatan Marginal

Pendekatan Total


Sebagai contoh pendekatan total  digunakan untuk penentuan  jumlah output supaya keuntungan maksimum. Disini  digunakan angka total yaitu total  penerimaan  (TR) dan total biaya (TC). Hal ini dapat dilihat dalam gambar 8.5 keuntungan maksimum didapatkan jika :
1.      Selisih TC dengan TR. paling besar (e-e)
2.      TR>TC


 

TR





TR





50




























45







e

TC

















40




























35




























30






















e





25



























20

























15


























10




π
























5






























2
4
6
    8
10

Q

















Gambar 8.5: Kurva TC. TR  dan Keuntungan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar